Sebuah ruas jalan di Hengelo, kota kecil di belanda akan dibuat dari batu blok yang bsa memurnikan air. Ini proyek percobaan yang bisa menuntun manusia ke arah terobosan baru dalam memerangi polusi udara yang semakin menggila.
Tim ahli dari University of Twente mengembangkan batu blok itu sedemikian rupa sehingga mengandung titanium dioksida. Dalam uji laboratorium, bahan aditif itu (dengan bantuan sinar matahari) terbukti bisa mengikat partikel nitrogen oksida -polutan utama yang menciptakan kabut asap dan hujan asam- dari emisi kendaraan bermotor dan industri.
Partikel beracun itu diikat dan diubah menjadi senyawa nitrat yang bersahabat. “Dengan sekali hujan saja, semua menjadi bersih”, begitulah isi pernyataan yang dirilis dari kampus itu.
Dikembangkan dari sebuah invensi Jepang, batu blok “hijau” itu digunakan untuk mengisi satu sisi dari sebuah ruas jalan yang sedang dikerjakan. Sisi lainnya tetap menggunakan batu blok biasa. Nantinya, dengan mengukur kualitas udara di kedua sisi jalan itu para peneliti berharap akan mampu menunjukkan mujarabnya batu blok yang baru.
Selain bisa membersihkan udara dan mencuci debu dari muka jalan, tidak ada perbeaan lain di antara kedua jenis batu blok yang digunakan itu. Ruas jalan direncanakan selesai pada akhir tahun ini dan perbandingan kualitas udara di antara kedua sisinya diharapkan sudah bisa didapat pada pertengahan tahun depan.
Ref: Koran Tempo 12 Agustus 2008